VISI
Menjadi program studi pendidikan dokter terkemuka tahun 2025 yang menghasilkan lulusan Islami dan unggul dalam bidang kegawatdaruratan medik
MISI
Menyelenggarakan pendidikan dokter dengan pendekatan student-centered learning berbasis teknologi informasi untuk menghasilkan lulusan yang Islami dan unggul dalam bidang kegawatdaruratan medik.
Melaksanakan penelitian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi di bidang kegawatdaruratan medik dan kedokteran Islami .
Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu kedokteran kegawatdaruratan dan kedokteran Islami untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Menyelenggarakan tata kelola program studi berbasis “Standar Penjaminan Mutu Internal”
Menjalin kerjasama dengan para stakeholder di dalam maupun di luar negeri untuk meningkatkan mutu catur dharma PSPD FK Unismuh.
[instagram-feed num=9 cols=3]
MAKASSAR- Lembaga tingkat Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar yang terdiri atas Marc FK, AMSA Unismuh, MAC FK Unismuh, TBM FK Unismuh, dan IMM FK Unismuh, melakukan kampanye GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) dengan menyediakan wastafel portable di pasar tradisional yang berlokasi di Jalan Aroepala, Hertasning, Sabtu (28 Maret 2020). Hal tersebut dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan
Merebaknya wabah Virus Corona COVID-19 membuat instansi pemerintah dan swasta memutuskan meniadakan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Tidak terkecuali Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar yang setiap harinya melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang melibatkan dan mengungpulkan ratusan mahasiswa. “Para mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Muhammadiyah telah diuputuskan belajar dari rumah selama 2 pekan, mulai senin 16 Maret 2020
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah (FK UNISMUH) Makassar menyelenggarakan rangkaian acara Emergency Fest pada 17-19 Januari 2020, salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Pada Jumat, 17 Januari 2020, FK Unismuh Makassar bekerja sama dengan Komunitas Relawan Emergensi Kesehatan Indonesia (KREKI) melakukan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) ke komunitas Driver Ojek Online. Keberadaan