Yudisium of FMHS Unismuh Makassar: 82 Graduates Ready to Serve in the Health Sector
Makassar — The Faculty of Medicine and Health Sciences (FMHS), Universitas Muhammadiyah Makassar, held a yudisium ceremony today for students across various academic levels, marking the completion of their academic journey and their readiness to enter the professional world and serve the community.
A total of 82 graduates officially participated in the yudisium of the Faculty of Medicine and Health Sciences (FMHS), Universitas Muhammadiyah Makassar, signifying their preparedness to contribute to the health sector in accordance with their respective competencies.

Graduates of the Medical Profession Program constituted the largest group in this yudisium, with 50 graduates. These newly qualified doctors have completed all stages of professional medical education, including clinical clerkships at various teaching hospitals and clinical training sites, and were declared eligible to take the Medical Doctor’s Oath. The presence of these 50 new doctors is expected to strengthen healthcare services, particularly in South Sulawesi and Eastern Indonesia, while upholding professional ethics, professionalism, and Islamic values.

Meanwhile, 11 graduates of the Bachelor of Medicine Program were also declared graduates and officially awarded their academic degrees. These graduates have completed the academic phase of medical education, which serves as a fundamental foundation before continuing to the professional medical program. The medical knowledge and academic competencies acquired during their studies at FMHS Unismuh Makassar are expected to serve as a strong foundation for their subsequent educational stages.

In the Bachelor of Pharmacy Program, FMHS Unismuh Makassar graduated 11 students. These pharmacy graduates are prepared to play strategic roles in pharmaceutical development and services, both in industrial and healthcare settings. Equipped with solid academic competence and a strong understanding of professional ethics, FMHS pharmacy graduates are expected to contribute to improving the quality of safe and rational use of medicines in the community.

Additionally, the Diploma III in Nursing Program graduated 10 students. These nursing graduates are projected to become professional, compassionate, and responsive healthcare practitioners in addressing community health needs. With clinical skills that have been systematically developed throughout their education, the graduates are expected to be ready to provide high-quality nursing services across various healthcare facilities.
The yudisium ceremony was preceded by a religious sermon delivered by the Chairman of the Regional Leadership of Muhammadiyah of South Sulawesi, Dr. Husain Abd. Rahman, S.Pd., M.Pd.I. The sermon emphasized the importance of integrity, sincerity, and Islamic values as essential foundations in carrying out health professions.
The Chairman of the Board of Trustees (BPH) of Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof. Dr. H. Gagang Pagalung, M.Si., AK., CA, delivered two strategic messages regarding the future development of FMHS.
First, FMHS Unismuh Makassar is moving toward the establishment of new medical specialist programs, including Anesthesiology, Surgery, and Dermatology and Venereology.
Second, he emphasized that the digitalization of the FMHS Teaching Hospital is an urgent necessity to enhance the quality of healthcare services, medical education, and research.
The Dean of FMHS Unismuh Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K), also conveyed her appreciation and congratulations not only to the graduates but also to their parents.
“We extend our sincere congratulations and highest appreciation to the parents of FMHS students. Today’s achievement is the result of prayers, sacrifices, and the trust that parents have placed in FMHS Unismuh Makassar,” she stated.
Meanwhile, the Vice Rector I of Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof. Dr. H. Andi Sukri Syamsuri, A.Md., S.Pd., M.Hum, expressed his gratitude to the parents for entrusting Universitas Muhammadiyah Makassar as the institution of choice for their children’s higher education.
“The trust of parents is a great responsibility for us. Universitas Muhammadiyah Makassar remains committed to providing high-quality education grounded in Islamic values,” he remarked.
The yudisium ceremony also received a warm welcome from the Chairman of the Indonesian Medical Association (IDI) Makassar Branch, dr. Muhammad Ihsan Kitta, M.Kes., Sp.Oat(K), who congratulated and welcomed the FMHS Unismuh Makassar medical graduates as new members of the medical profession. He expressed hope that the young doctors would consistently uphold ethics, professionalism, and dedication to serving society.
Through this yudisium, FMHS Unismuh Makassar reaffirms its commitment to producing competent, ethical, and globally competitive healthcare professionals who are ready to respond to health challenges at the local, national, and international levels.
_______________________________________________
Yudisium FKIK Unismuh Makassar: 82 Lulusan Siap Mengabdi di Dunia Kesehatan
Makassar — Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar kembali menggelar yudisium bagi mahasiswa lintas jenjang, hari ini, sebagai penanda berakhirnya proses akademik dan kesiapan lulusan untuk melangkah ke dunia profesional dan pengabdian masyarakat.
Sebanyak 82 lulusan resmi mengikuti yudisium Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar, yang menandai kesiapan mereka untuk melanjutkan pengabdian di bidang kesehatan sesuai kompetensi masing-masing.
Lulusan Profesi Dokter menjadi jumlah terbanyak dalam yudisium kali ini, yakni 50 orang. Para dokter muda tersebut telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan profesi, termasuk kepaniteraan klinik di berbagai wahana pendidikan, serta dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti prosesi Sumpah Dokter. Kehadiran 50 dokter baru ini diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan, khususnya di Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur, dengan tetap menjunjung tinggi etika, profesionalisme, dan nilai-nilai keislaman.
Sementara itu, sebanyak 11 lulusan Sarjana Kedokteran juga dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar sarjana. Para lulusan ini telah menyelesaikan tahap akademik sebagai fondasi utama dalam pendidikan kedokteran, sebelum melanjutkan ke jenjang profesi dokter. Bekal ilmu pengetahuan dasar kedokteran dan keterampilan akademik yang diperoleh selama masa studi di FKIK Unismuh Makassar diharapkan menjadi modal kuat dalam menempuh tahap pendidikan selanjutnya.
Pada Program Studi Sarjana Farmasi, FKIK Unismuh Makassar meluluskan 11 orang mahasiswa. Lulusan Sarjana Farmasi ini dipersiapkan untuk berperan dalam pengembangan dan pelayanan kefarmasian, baik di bidang industri, distribusi, maupun pelayanan kesehatan. Dengan kompetensi akademik dan pemahaman etika profesi, lulusan farmasi FKIK diharapkan mampu berkontribusi dalam peningkatan kualitas penggunaan obat yang aman dan rasional di masyarakat.
Adapun Program Studi Diploma III Keperawatan meluluskan sebanyak 10 orang. Lulusan D3 Keperawatan ini diproyeksikan menjadi tenaga keperawatan yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan. Dengan keterampilan klinik yang telah diasah selama masa pendidikan, para lulusan diharapkan siap terjun langsung memberikan pelayanan keperawatan yang berkualitas di berbagai fasilitas kesehatan.
Kgiatan diawali dengan pengajian yang disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Dr. Husain Abd. Rahman, S.Pd., M.Pd.I. Pengajian tersebut menekankan pentingnya integritas, keikhlasan, dan nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam menjalankan profesi kesehatan.
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh Makassar, Prof. Dr. H. Gagang Pagalung., M.Si., AK., CA, dalam pesannya menyampaikan dua arah strategis pengembangan FKIK ke depan.
Pertama, FKIK Unismuh Makassar tengah menuju pembukaan program studi spesialis, yakni Spesialis Ilmu Anestesi, Spesialis Bedah, serta Spesialis Dermatologi dan Venereologi.
Kedua, ia menegaskan bahwa digitalisasi Rumah Sakit Pendidikan FKIK merupakan kebutuhan mendesak guna meningkatkan mutu layanan, pendidikan, dan riset kedokteran.
Dekan FKIK Unismuh Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K), turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat, tidak hanya kepada para lulusan, tetapi juga kepada orang tua mahasiswa.
“Kami mengucapkan selamat dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para orang tua mahasiswa FKIK. Keberhasilan hari ini adalah buah dari doa, pengorbanan, dan kepercayaan orang tua kepada FKIK Unismuh Makassar,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof. Dr. H. Andi Sukri Syamsuri, A.Md., S.Pd., M.Hum, menyampaikan rasa terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan Unismuh Makassar sebagai tempat pendidikan putra-putrinya.
“Kepercayaan orang tua adalah amanah besar bagi kami. Unismuh Makassar akan terus berkomitmen memberikan pendidikan berkualitas dan berkarakter Islami,” ujarnya.
Kegiatan yudisium ini juga mendapat sambutan dari Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Makassar, dr. Muhammad Ihsan Kitta, M.Kes., Sp.Oat(K) yang menyampaikan ucapan selamat sekaligus menyambut para lulusan Dokter FKIK Unismuh Makassar sebagai bagian dari keluarga besar profesi kedokteran, dengan harapan agar para dokter muda mampu menjaga etika, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan terselenggaranya yudisium ini, FKIK Unismuh Makassar menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul, berakhlak, serta siap menjawab tantangan dunia kesehatan di tingkat lokal, nasional, hingga global.