Academic Workshop on the Master’s Program in Biomedical Science: Universitas Muhammadiyah Makassar Focuses on Learning Readiness
The Faculty of Medicine and Health Sciences (FMHS), Universitas Muhammadiyah Makassar, conducted a Workshop on Learning Preparation for the Master’s Program in Biomedical Science as a strategic step to strengthen the academic foundation and governance of postgraduate education. This activity constituted an important effort by the faculty to ensure the readiness of the curriculum, human resources, and graduate development orientation in line with contemporary demands.
The workshop was held over two days, Tuesday–Wednesday, 13–14 January 2025, corresponding to 24–25 Rajab 1447 H, at Ibis Styles Hotel Sam Ratulangi, Makassar. It was attended by faculty leaders, the master’s program management team, lecturers, and relevant stakeholders directly involved in the development of the Master’s Program in Biomedical Science.
In her opening remarks, the Dean of the Faculty of Medicine and Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K), emphasized that the establishment and strengthening of the Master’s Program in Biomedical Science is not merely an addition of a new study program, but a visionary initiative to address challenges in health-related research and innovation. According to her, biomedical science plays a strategic role as a bridge between basic science and clinical application.
“Our target is to produce graduates of the Master’s Program in Biomedical Science who excel in research, uphold integrity, and are able to make meaningful contributions to the advancement of scientific knowledge and the resolution of health problems at both national and global levels,” stated Prof. Suryani As’ad. She further noted that biomedical science graduates are expected not only to possess strong theoretical competence, but also to be adaptive to technological advancements and the evolving needs of the health industry.
The workshop discussed a number of critical aspects, including the alignment of an outcome-based education curriculum, learning strategies, research roadmaps, and the strengthening of collaborative networks with national and international institutions. All sessions were designed to ensure that the learning process is effective, measurable, and aligned with higher education quality standards.
In addition, the workshop served as an intensive forum for discussion to harmonize perspectives among lecturers and program administrators regarding graduate profiles, learning outcomes, and academic evaluation strategies. Through this collaborative approach, the faculty aims to build an academic ecosystem that supports innovative and sustainable biomedical research.
Through this workshop, the Faculty of Medicine and Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Makassar, reaffirmed its commitment to delivering high-quality, relevant, and competitive postgraduate education. The Master’s Program in Biomedical Science is expected to become a key driver in producing researchers, academics, and health professionals capable of making tangible contributions to scientific advancement and societal well-being.
__________________________________________________________________
Workshop Akademik Magister Ilmu Biomedik, Unismuh Makassar Fokus pada Kesiapan Pembelajaran
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar Workshop Persiapan Pembelajaran Program Studi Magister Ilmu Biomedik sebagai langkah strategis memperkuat fondasi akademik dan tata kelola pembelajaran program pascasarjana. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya FKIK dalam memastikan kesiapan kurikulum, sumber daya, serta arah pengembangan lulusan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Workshop tersebut dilaksanakan selama dua hari, Selasa–Rabu, 13–14 Januari 2025, bertepatan dengan 24–25 Rajab 1447 H, bertempat di Hotel Ibis Styles Sam Ratulangi, Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan fakultas, tim pengelola program studi, dosen, serta pemangku kepentingan terkait yang terlibat langsung dalam pengembangan Prodi Magister Ilmu Biomedik.
Dalam sambutannya, Dekan FKIK Unismuh Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K), menegaskan bahwa pembukaan dan penguatan Prodi Magister Ilmu Biomedik bukan sekadar menambah program studi, tetapi menjadi langkah visioner untuk menjawab tantangan riset dan inovasi di bidang kesehatan. Menurutnya, ilmu biomedik memiliki peran strategis sebagai jembatan antara sains dasar dan aplikasi klinis.
“Target kami adalah melahirkan lulusan Magister Ilmu Biomedik yang unggul dalam riset, berintegritas, dan mampu berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta pemecahan masalah kesehatan, baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Prof. Suryani As’ad. Ia menambahkan bahwa lulusan biomedik diharapkan tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri kesehatan.
Workshop ini membahas berbagai aspek krusial, mulai dari penyelarasan kurikulum berbasis outcome-based education, strategi pembelajaran, peta jalan penelitian, hingga penguatan jejaring kolaborasi dengan institusi dalam dan luar negeri. Seluruh materi dirancang untuk memastikan proses pembelajaran berjalan efektif, terukur, dan sesuai standar mutu pendidikan tinggi.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi intensif untuk menyamakan persepsi dosen dan pengelola prodi terkait profil lulusan, capaian pembelajaran, serta strategi evaluasi akademik. Dengan pendekatan kolaboratif, FKIK Unismuh Makassar berupaya membangun ekosistem akademik yang kondusif bagi pengembangan riset biomedik yang inovatif dan berkelanjutan.
Melalui workshop ini, FKIK Unismuh Makassar menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan pascasarjana yang berkualitas, relevan, dan berdaya saing. Prodi Magister Ilmu Biomedik diharapkan menjadi salah satu motor penggerak lahirnya peneliti, akademisi, dan profesional kesehatan yang mampu memberi kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu dan kesejahteraan masyarakat.
