FMHS Unismuh Makassar Strengthens Faculty Competence through Coaching on Writing Scopus and SINTA-Indexed Scientific Articles
MAKASSAR – The Research and Community Service Unit (UP2M) of the Faculty of Medicine and Health Sciences (FMHS), Universitas Muhammadiyah Makassar, conducted a Coaching on Writing Scopus and SINTA-Indexed Scientific Articles at the 1st Floor Hall of FMHS Unismuh Makassar on Thursday–Friday (March 12–13, 2026). This activity forms part of the faculty’s efforts to enhance lecturers’ capacity in producing scientific publications in reputable national and international journals.
The program featured several speakers with extensive experience in international scientific publications, including Prof. Anwar Mallongi, S.KM., M.Sc., Ph.D., Akbar Bahar, S.Si., M.Pharm.Sc., Ph.D., Apt., and Prof. Firzan Nainu, S.Si., M.Biomed.Sc., Ph.D., Apt. During the coaching sessions, participants received guidance on scientific article writing techniques, strategies for selecting appropriate journals, and tips for increasing the likelihood of acceptance in journals indexed by Scopus and SINTA.
The Head of UP2M FMHS Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. dr. Ami Febriza Achmad, M.Kes., stated that the activity aims to improve both the quality and quantity of lecturers’ scientific publications within FMHS. According to her, the ability to write high-quality scientific articles is a crucial factor in the academic development of higher education institutions.
“Through this coaching program, we hope that lecturers will gain a better understanding of scientific writing strategies that align with the standards of reputable journals, thereby increasing the number of FMHS lecturers’ publications in Scopus and SINTA-indexed journals,” she said.

Meanwhile, Prof. Anwar Mallongi emphasized that the quality of research is the primary key to producing articles worthy of publication in international journals. He also highlighted the importance of understanding systematic scientific writing structures and adhering to the guidelines of the targeted journals.
“A strong article originates from rigorous research. When the research methodology is clearly defined and the analysis is robust, the chances of the article being accepted in reputable journals will significantly increase,” he explained.

Akbar Bahar, S.Si., M.Pharm.Sc., Ph.D., Apt., emphasized that scientific publication is not merely an academic obligation but also a tangible contribution of lecturers to the advancement of knowledge. He noted that writing scientific articles requires persistence as well as a thorough understanding of international journal standards.
“Writing scientific articles for reputable journals requires consistency, precision, and a solid understanding of proper writing structures. If researchers are able to present strong data and demonstrate research novelty, the chances of publication in Scopus and SINTA-indexed journals will be significantly higher,” he stated.

Another speaker, Prof. Firzan Nainu, explained that besides research quality, authors must also pay attention to selecting appropriate journals and understanding the peer-review process. He encouraged lecturers to continuously improve the quality of their research and to confidently publish their work in international journals.
“Researchers must understand the target journals and align their manuscripts with the scope and focus of those journals. With the right strategy, publication in reputable journals is certainly achievable,” he said.
The Dean of the Faculty of Medicine and Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K), welcomed the activity as a strategic step toward enhancing the academic reputation of the faculty. She expressed hope that the coaching program would encourage lecturers to become more productive in producing impactful scientific works.
“We hope that through this coaching activity, FMHS lecturers will be increasingly motivated to conduct research and publish their findings in reputable journals, thereby making meaningful contributions to the advancement of science and public health,” she concluded.
FKIK Unismuh Makassar Perkuat Kompetensi Dosen melalui Coaching Penulisan Artikel Ilmiah Terindeks Scopus dan Sinta
MAKASSAR – Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UP2M) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar kegiatan Coaching Penulisan Artikel Ilmiah Terindeks Scopus dan Sinta di Aula Lantai 1 FKIK Unismuh Makassar, Kamis–Jumat (12–13/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dosen dalam menghasilkan publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi nasional maupun internasional.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang berpengalaman dalam publikasi ilmiah internasional, yakni Prof. Anwar Mallongi, S.KM., M.Sc., Ph.D., Akbar Bahar, S.Si., M.Pharm.Sc., Ph.D., Apt., serta Prof. Firzan Nainu, S.Si., M.Biomed.Sc., Ph.D., Apt. Dalam sesi coaching, para peserta mendapatkan pendampingan terkait teknik penulisan artikel ilmiah, strategi memilih jurnal yang tepat, hingga tips agar artikel dapat diterima di jurnal terindeks Scopus dan Sinta.
Kepala UP2M FKIK Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. dr. Ami Febriza Achmad, M.Kes., mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah dosen di lingkungan FKIK. Menurutnya, kemampuan menulis artikel ilmiah yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan akademik perguruan tinggi.
“Melalui coaching ini kami berharap para dosen dapat memahami strategi penulisan artikel ilmiah yang sesuai dengan standar jurnal bereputasi, sehingga semakin banyak karya ilmiah dosen FKIK yang terpublikasi di jurnal Scopus maupun Sinta,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Anwar Mallongi menekankan bahwa kualitas penelitian menjadi kunci utama dalam menghasilkan artikel yang layak dipublikasikan di jurnal internasional. Ia juga mengingatkan pentingnya memahami struktur penulisan ilmiah yang sistematis serta mengikuti pedoman dari jurnal yang dituju.
“Artikel yang baik berasal dari penelitian yang kuat. Jika metodologi penelitian jelas dan analisisnya tajam, maka peluang artikel tersebut untuk diterima di jurnal bereputasi akan semakin besar,” jelasnya.
Akbar Bahar, S.Si., M.Pharm.Sc., Ph.D., Apt., menekankan bahwa publikasi ilmiah tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dosen dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Ia menyebutkan bahwa proses penulisan artikel membutuhkan ketekunan serta pemahaman yang baik terhadap standar jurnal internasional.
“Menulis artikel ilmiah untuk jurnal bereputasi membutuhkan konsistensi, ketelitian, dan pemahaman terhadap struktur penulisan yang benar. Jika peneliti mampu menyajikan data yang kuat serta memiliki kebaruan penelitian, peluang untuk diterima di jurnal terindeks Scopus maupun Sinta akan semakin besar,” jelasnya.
Narasumber lainnya, Prof. Firzan Nainu, menjelaskan bahwa selain kualitas penelitian, penulis juga perlu memperhatikan pemilihan jurnal yang tepat serta memahami proses peer review. Ia mendorong para dosen untuk terus meningkatkan kualitas riset dan keberanian mempublikasikan karya ilmiah di jurnal internasional.
“Peneliti harus memahami target jurnal yang dituju dan menyesuaikan naskah dengan fokus jurnal tersebut. Dengan strategi yang tepat, publikasi di jurnal bereputasi bukanlah hal yang mustahil,” katanya.
Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K), menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan reputasi akademik fakultas. Ia berharap kegiatan tersebut mampu mendorong dosen untuk lebih produktif dalam menghasilkan karya ilmiah yang berdampak luas.
“Kami berharap melalui kegiatan coaching ini, dosen FKIK semakin termotivasi untuk melakukan penelitian dan mempublikasikannya pada jurnal bereputasi, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesehatan masyarakat,” tuturnya.