Solemn Ceremony: 152 FMHS Universitas Muhammadiyah Makassar Students Officially Graduated at Yudisium
MAKASSAR — The Faculty of Medicine and Health Sciences (FMHS) of Universitas Muhammadiyah Makassar held a solemn Yudisium ceremony for the “Oath-Taking of Bachelor of Medicine Graduates and Physician Oath” at The Rinra Hotel, Monday, April 14, 2026.
A total of 152 participants took part in this Yudisium, consisting of 12 graduates from the Professional Doctor Program and 140 graduates from the Undergraduate Medical Education Program.
The event was attended by prominent leaders and distinguished guests, including Dr. KH. Abbas Baco Miro as a representative of the Muhammadiyah Regional Leadership (PWM), Dr. H. Burhanuddin representing the Rector, Prof. Dr. H. Gagaring Pagalung as Chairman of the Board of Trustees (BPH), Prof. Dr. dr. Suryani As’ad as Dean of FMHS, dr. Muhammad Ihsan Kitta as Chairman of the Indonesian Medical Association (IDI), dr. Akbar Hasyim as Chairman of the Alumni Association (IKA), as well as H. Lukman Abd. Samad as the prayer leader.
Also present were faculty leaders and heads of study programs, including Dr. dr. Andi Weri Sompa, dr. Irwan Ashari, dr. Asdar, dr. Ihsan Jaya, dr. Nurmila, Dr. dr. Siti Musafirah, along with the Heads of the Dentistry, Pharmacy, Midwifery, Nursing, Pharmacist Professional Program, Master’s Program in Biomedical Sciences, ARS Program, PPDS Emergency Medicine Program, as well as the Secretaries of the Undergraduate Medical Education Program and the Professional Doctor Program.
In his sermon, Dr. KH. Abbas Baco Miro emphasized the importance of integrity and Islamic values in the medical profession.
“Being a doctor is not merely about knowledge, but also a mandate. Uphold Islamic values and humanity in every medical action,” he stated.
Chairman of BPH, Prof. Dr. H. Gagaring Pagalung, expressed his hope that the graduates would contribute meaningfully to society.
“We hope that FMHS graduates will become agents of change in the healthcare sector and be able to compete at both national and global levels,” he said.

The Rector of Universitas Muhammadiyah Makassar, represented by the Vice Rector IV, Dr. H. Burhanuddin, conveyed his appreciation for the graduates’ achievements.
“This Yudisium marks the beginning of true service. Be professional, ethical, and highly dedicated physicians,” he remarked.

Meanwhile, the Dean of FMHS, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, stressed the importance of upholding the institution’s reputation.
“FMHS graduates must maintain public trust by delivering high-quality healthcare services grounded in humanitarian values,” she affirmed.
The Chairman of IDI, dr. Muhammad Ihsan Kitta, also reminded the new doctors of their professional responsibilities.
“The medical profession demands a strong commitment to ethics and competence. Continue learning and adapting to the advancements in medical science,” he stated.
Chairman of IKA, dr. Akbar Hasyim, encouraged graduates to stay connected with their alma mater.
“Maintain strong relationships and build professional networks. Alumni play a vital role in supporting institutional development,” he said.
Representing the graduates, dr. Nurwahidah Syamsir expressed her gratitude and reflections.
“This journey has not been easy, yet it is deeply meaningful. We extend our gratitude to all lecturers and the institution for guiding us to this point. We hope to apply our knowledge for the benefit of society,” she said.
This Yudisium ceremony marks an important milestone for FMHS graduates of Universitas Muhammadiyah Makassar as they enter the professional world as healthcare practitioners. Equipped with knowledge, ethics, and Islamic values, they are expected to contribute meaningfully to the nation and humanity.
Penuh Khidmat, 152 Mahasiswa FKIK Unismuh Makassar Resmi di Yudisium
MAKASSAR — Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar prosesi Yudisium “Pengambilan Janji Sarjana Kedokteran dan Sumpah Dokter” yang berlangsung khidmat di Hotel The Rinra, Senin, 14 April 2026.
Sebanyak 152 peserta mengikuti yudisium kali ini, terdiri dari 12 lulusan Program Studi Profesi Dokter dan 140 lulusan Program Studi Pendidikan Dokter.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pimpinan dan tokoh penting, di antaranya Dr. KH. Abbas Baco Miro selaku PWM, Dr. H. Burhanuddin yang mewakili Rektor, Prof. Dr. H. Gagaring Pagalung selaku Ketua BPH, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad selaku Dekan FKIK, dr. Muhammad Ihsan Kitta selaku Ketua IDI, dr. Akbar Hasyim selaku Ketua IKA, serta H. Lukman Abd. Samad sebagai pembaca doa. Hadir pula jajaran pimpinan fakultas dan program studi, yakni Dr. dr. Andi Weri Sompa, dr. Irwan Ashari, dr. Asdar, dr. Ihsan Jaya, dr. Nurmila, Dr. dr. Siti Musafirah, serta para Ketua Program Studi Kedokteran Gigi, Farmasi, Kebidanan, Keperawatan, Apoteker, S2 Biomedik, ARS, PPDS Emergency Medicine, dan juga Sekretaris Program Studi Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter.
Dalam pengajian yang disampaikan oleh Dr. KH. Abbas Baco Miro, beliau menekankan pentingnya integritas dan nilai keislaman dalam profesi dokter.
“Menjadi dokter bukan hanya soal keilmuan, tetapi juga amanah. Jagalah nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan dalam setiap tindakan medis yang dilakukan.”
Ketua BPH, Prof. Dr. H. Gagaring Pagalung, menyampaikan harapannya agar lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap para lulusan FKIK dapat menjadi agen perubahan di bidang kesehatan, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.”
Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar yang diwakili oleh Dr. H. Burhanuddin Sebagai Wakil Rektor IV, memberikan apresiasi atas capaian para lulusan.
“Momentum yudisium ini adalah awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Jadilah dokter yang profesional, beretika, dan berdedikasi tinggi.”
Sementara itu, Dekan FKIK, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, menegaskan pentingnya menjaga nama baik almamater.
“Lulusan FKIK harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berlandaskan nilai kemanusiaan.”
Ketua IDI, dr. Muhammad Ihsan Kitta, juga memberikan pesan kepada para dokter baru.
“Profesi dokter menuntut komitmen tinggi terhadap etika dan kompetensi. Teruslah belajar dan beradaptasi dengan perkembangan ilmu kedokteran.”
Ketua IKA, dr. Akbar Hasyim, mengajak para lulusan untuk tetap terhubung dengan almamater.
“Jaga silaturahmi dan bangun jejaring profesional. Alumni memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan institusi.”
Perwakilan peserta yudisium, dr. Nurwahidah Syamsir, menyampaikan rasa syukur dan harapannya.
“Perjalanan ini bukanlah hal yang mudah, namun penuh makna. Kami berterima kasih kepada seluruh dosen dan pihak kampus yang telah membimbing kami hingga titik ini. Semoga kami dapat mengamalkan ilmu dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat.”
Prosesi yudisium ini menjadi tonggak awal bagi para lulusan FKIK Universitas Muhammadiyah Makassar untuk memasuki dunia profesional sebagai tenaga medis. Dengan bekal ilmu, etika, dan nilai keislaman, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan kemanusiaan.