FMHS Unismuh Makassar Holds Classroom Session and Studium Generale with Academics from Universiti Sains Malaysia
MAKASSAR — The Faculty of Medicine and Health Sciences (FMHS) Universitas Muhammadiyah Makassar continues to strengthen its international collaboration through the organization of a Classroom Session & Visiting Professor program as well as a Studium Generale, featuring distinguished academics from Universiti Sains Malaysia (USM), on Thursday, April 23, 2026.
The event is scheduled to take place from 10:00 AM to 12:10 PM (Makassar Local Time) at the 4th Floor of FMHS Unismuh Makassar, Samata, Gowa, and will feature experts in the fields of medicine and health sciences.
During the Classroom Session & Visiting Professor, FMHS will host Assoc. Prof. Dr. (Mr) Mohd. Shahrulsalam Bin Mohd Shah, a pediatric surgeon from Universiti Sains Malaysia. On this occasion, he will deliver a lecture entitled “Pediatric Surgical Emergencies,” addressing the management of emergency surgical conditions in pediatric patients.
Meanwhile, the Studium Generale will feature two distinguished speakers: Assoc. Prof. Dr. Norsuhana Binti Omar from the School of Medical Sciences, Universiti Sains Malaysia, and Rudie bin Yaakub, Co-Founder and Managing Director of Btop Plt & Btop Wellness Sdn Bhd.
The topics presented in the Studium Generale include “Nature-Based Therapeutics for Sustainable Healthcare: Integrative Approaches in Modern Medicine” and “Motivation on Mental Health.” These topics are expected to provide new insights into nature-based healthcare approaches and highlight the importance of mental health in modern medical practice.
This event represents FMHS Unismuh Makassar’s commitment to enhancing the quality of education, broadening students’ global perspectives, and strengthening international collaboration in the field of health sciences.
Furthermore, the event aligns with the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly in promoting quality education, good health and well-being, and global partnerships.
Through this initiative, FMHS expects that students and the academic community will gain up-to-date knowledge and expand their academic networks at the international level.

FKIK Unismuh Makassar Gelar Classroom Session & Studium Generale Bersama Akademisi USM Malaysia
MAKASSAR — Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar kembali memperkuat jejaring internasional melalui penyelenggaraan Classroom Session & Visiting Professor serta Studium Generale yang menghadirkan akademisi dari Universiti Sains Malaysia (USM), Kamis, 23 April 2026.
Kegiatan ini akan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.10 WITA di Lantai 4 FKIK Unismuh Makassar, Samata – Gowa, dengan menghadirkan para pakar di bidang kesehatan dan kedokteran.
Pada sesi Classroom Session & Visiting Professor, FKIK menghadirkan Assoc. Prof. Dr. (Mr) Mohd. Shahrulsalam Bin Mohd Shah, seorang ahli bedah anak dari Universiti Sains Malaysia. Dalam kesempatan tersebut, ia akan membawakan materi bertajuk “Pediatric Surgical Emergencies”, yang membahas penanganan kondisi kegawatdaruratan bedah pada anak.
Sementara itu, dalam kegiatan Studium Generale, dua narasumber turut dihadirkan, yakni Assoc. Prof. Dr. Norsuhana Binti Omar dari School of Medical Sciences, USM, serta Rudie bin Yaakub, Co-Founder sekaligus Managing Director Btop Plt & Btop Wellness Sdn Bhd.
Adapun topik yang diangkat dalam Studium Generale meliputi “Nature-Based Therapeutics for Sustainable Healthcare: Integrative Approaches in Modern Medicine” serta “Motivation on Mental Health”. Kedua topik ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru terkait pendekatan kesehatan berbasis alam dan pentingnya kesehatan mental dalam praktik medis modern.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FKIK Unismuh Makassar dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas wawasan global mahasiswa, serta memperkuat kolaborasi internasional di bidang kesehatan.
Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, kesehatan, serta kemitraan global.
Melalui kegiatan ini, FKIK berharap mahasiswa dan civitas akademika dapat memperoleh pengetahuan terkini, sekaligus membangun jejaring akademik yang lebih luas di tingkat internasional.