FMHS Unismuh Makassar’s Undergraduate Midwifery and Midwife Professional Education Programs Undergo LAM-PTKes On-Site Assessment
June 3, 2026 Comments Off on FMHS Unismuh Makassar’s Undergraduate Midwifery and Midwife Professional Education Programs Undergo LAM-PTKes On-Site Assessment news,Prodi Kebidanan,s1 kebidanan media-fkik.id

Makassar – The Faculty of Medicine and Health Sciences (FMHS) of Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar officially commenced the on-site assessment of its Undergraduate Midwifery Study Program and Midwife Professional Education Program conducted by the Indonesian Accreditation Agency for Higher Education in Health (LAM-PTKes) on Tuesday, June 2, 2026, at the FMHS Auditorium, Unismuh Makassar. The assessment is scheduled to take place until Friday, June 5, 2026, with the objective of evaluating the quality of educational implementation, governance, and academic achievements of the study programs.

Prior to the assessment visit, the assessor team was formally received by the Rector of Unismuh Makassar, Dr. Abd. Rakhim Nanda, along with the Vice Rectors, at the Rector’s Office on the 17th Floor of the Iqra Building, Unismuh Makassar Campus.

The opening ceremony was attended by the Dean of FMHS Unismuh Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K), as well as the assessor team comprising Dr. Sri Sumarni, Bdn., M.Mid. (Health Polytechnic of the Ministry of Health Semarang), Dr. Rika Nurhasanah, S.ST., M.Keb. (Universitas Jenderal Achmad Yani Bandung), and Almira Gitta Novika, S.SiT., M.Kes. (Universitas Respati Yogyakarta).

“The presence of all distinguished guests at this opening ceremony is both an honor and an important momentum for us to continuously improve and enhance the quality of our institution,” said Prof. Suryani in her welcoming remarks.

She emphasized that accreditation represents an integral part of FMHS Unismuh Makassar’s commitment to continuous quality improvement. According to her, the accreditation process is not merely focused on fulfilling documentation requirements but also on strengthening the quality of education and community service.

“This accreditation is a tangible manifestation of our commitment and ongoing efforts toward continuous quality improvement in managing a high-quality educational process,” she stated.

Prof. Suryani further explained that the Undergraduate Midwifery and Midwife Professional Education Programs play a crucial role in preparing professional and competent midwives who uphold the values of Al-Islam and Muhammadiyah. The programs are designed to produce graduates capable of delivering comprehensive maternal and child healthcare services.

She added that preparations for the assessment had been undertaken well in advance through the development of a self-evaluation report and the completion of accreditation instruments. The process involved a dedicated task force, faculty leadership, the quality assurance unit, and external stakeholders.

“All preparations, including the preparation of the self-evaluation report and the fulfillment of accreditation instruments, have been carried out to the best of our ability,” she remarked.

In her presentation, Prof. Suryani highlighted that the study programs have established collaborations with hospitals, health offices, the Indonesian Midwives Association (IBI), the Association of Indonesian Midwifery Education Institutions (AIPKIND), community health centers, clinics, and clinical preceptors as learning partners. She also noted that midwifery faculty members have actively participated in international forums and interprofessional education initiatives.

The coordinator of the assessor team, Dr. Sri Sumarni, stated that the team was present to carry out the assessment in accordance with LAM-PTKes regulations. She emphasized that the assessors were free from any conflict of interest with Unismuh Makassar over the past two years.

“Fundamentally, the key point is that we are free from any conflict of interest, as we have had no professional engagements with Universitas Muhammadiyah Makassar during the last two years,” she explained.

Dr. Sri also noted that the assessment agenda had been communicated to and mutually agreed upon by the study programs. She expressed hope that the entire assessment process would proceed effectively with the support of the faculty, study programs, and institutional partners involved.

This on-site assessment is expected to serve as an objective evaluation platform for the continued development of the Undergraduate Midwifery and Midwife Professional Education Programs at FMHS Unismuh Makassar. Through this process, the programs are anticipated to further strengthen the quality of midwifery education and enhance their contribution to improving maternal and child healthcare services.

________________________________________________________________________

Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan FKIK Unismuh Makassar Jalani Asesmen Lapangan LAM-PTKes

Makassar  – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar pembukaan asesmen lapangan Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan oleh tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) di Makassar, Selasa, 2 Juni 2026 di Aula FKIK Unismuh Makassar. Kegiatan ini berlangsung hingga Jumat, 5 Juni 2026, untuk menilai mutu penyelenggaraan pendidikan, tata kelola, dan capaian program studi.

Sebelum melaksanakan visitasi, tim asesor diterima Rektor Unismuh Dr Abd Rakhim Nanda bersama para Wakil Rektor di Ruang Rektor, Lantai 17 Gedung Iqra, Kampus Unismuh Makassar.

Asesmen lapangan dihadiri Dekan FKIK Unismuh Makassar Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K), tim asesor Dr. Sri Sumarni, Bdn., M.Mid., (Poltekkes Kemenkes Semarang), Dr. Rika Nurhasanah, S.ST., M.Keb., (UNJANI Bandung) dan Almira Gitta Novika, S.SiT., M.Kes. (Universitas Respati Yogyakarta).

“Kehadiran Bapak Ibu semua pada acara pembukaan ini sekaligus adalah sebuah kehormatan dan momentum penting bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas institusi kami,” kata Prof Suryani dalam sambutannya.

Suryani mengatakan, akreditasi menjadi bagian dari komitmen FKIK Unismuh Makassar dalam menjalankan perbaikan mutu secara berkelanjutan. Menurut dia, proses ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen, tetapi juga pada penguatan mutu pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Akreditasi ini merupakan wujud nyata komitmen dan ikhtiar keberlanjutan, continuous quality improvement, bagi kami dalam mengelola proses pendidikan yang bermutu,” ujar Suryani.

Ia menjelaskan, Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan memiliki peran penting dalam menyiapkan tenaga bidan yang profesional, terampil, dan berlandaskan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Program studi ini juga diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang mampu memberi pelayanan paripurna bagi ibu dan anak.

Suryani menambahkan, persiapan asesmen dilakukan sejak awal melalui penyusunan laporan evaluasi diri dan pemenuhan instrumen penilaian. Ia menyebut proses tersebut melibatkan tim task force, pimpinan fakultas, unit penjaminan mutu, serta mitra eksternal.

“Segala bentuk persiapan mulai dari penyusunan laporan evaluasi diri dan pemenuhan instrumen penilaian telah diupayakan secara maksimal,” kata Suryani.

Dalam paparannya, Suryani menyampaikan bahwa program studi telah menjalin kerja sama dengan rumah sakit, dinas kesehatan, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND), puskesmas, klinik, serta preseptor sebagai wahana pembelajaran. Ia juga menyebut dosen kebidanan telah terlibat dalam forum internasional dan kegiatan interprofessional education.

Koordinator tim asesor, Dr. Sri Sumarni, menyampaikan bahwa timnya hadir untuk menjalankan tugas asesmen sesuai ketentuan LAM-PTKes. Ia menegaskan tim asesor bebas dari konflik kepentingan dengan Unismuh Makassar dalam dua tahun terakhir.

“Pada dasarnya intinya adalah kami terbebas dari conflict of interest karena kami memang tidak ada kegiatan dalam dua tahun terakhir dengan Universitas Muhammadiyah Makassar,” kata Sri Sumarni.

Sri juga menjelaskan bahwa agenda asesmen telah disampaikan kepada pihak program studi dan disepakati bersama. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan efektif melalui dukungan fakultas, program studi, dan para mitra yang hadir. Asesmen lapangan ini diharapkan menjadi ruang evaluasi objektif bagi pengembangan Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan FKIK Unismuh Makassar. Melalui kegiatan tersebut, program studi diharapkan semakin memperkuat mutu pendidikan kebidanan dan kontribusinya bagi peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak.