Visit to the OSCE and CBT Center Facilities: Pharmacy Professional Education Program at FMHS Unismuh Makassar Strengthens Its Commitment to Educational Quality
Makassar — The Pharmacy Professional Education Program, Faculty of Medicine and Health Sciences (FMHS), Universitas Muhammadiyah Makassar, welcomed a visit by the Assessment Team as part of the Visit to the OSCE and CBT Center Facilities, held on September 21, 2026, at the FMHS Unismuh Makassar Building.
The visit constitutes an important part of the assessment and quality enhancement process for the Pharmacy Professional Education Program. The Assessment Team comprised Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK, Subsp.KM; apt. Abd. Malik, S.Farm., M.Sc., Ph.D.; Abdul Rahim, S.Si., M.Si., Ph.D., Apt.; and Dr. Riesta Primaharinasti, S.Si., M.Si., Apt. The presence of the assessors is expected to provide constructive feedback on the readiness of the facilities and the implementation of the educational process within the program.
In his remarks, Vice Rector IV of Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Burhanuddin, M.Si., expressed his appreciation for the visit. He stated that the activity represents an important opportunity for Unismuh Makassar to continuously evaluate and improve the quality of its educational programs, particularly the Pharmacy Professional Education Program.
“We welcome this visit as part of Universitas Muhammadiyah Makassar’s commitment to continuously improving the quality of education. The presence of the assessment team provides us with an important opportunity to receive constructive feedback, evaluation, and recommendations for the development of our facilities and the implementation of the educational process,” said Dr. Burhanuddin.
He further expressed his hope that the visit would be conducted in an objective and transparent manner and would provide meaningful benefits for the future development of the program. He emphasized that the OSCE and CBT Center facilities play an important role in supporting the assessment of students’ competencies and, therefore, need to meet the required standards.
Meanwhile, Abdul Rahim, S.Si., M.Si., Ph.D., Apt., one of the members of the Assessment Team, explained that the visit forms part of a process to directly assess the readiness of the facilities, infrastructure, and various supporting aspects of professional pharmacy education.
“This visit is essentially an opportunity for us to jointly examine the existing conditions firsthand, engage in discussions, and ensure that the available facilities are able to support the educational process and the assessment of students’ competencies. We hope that the process will proceed smoothly and provide valuable input for the further development of the program,” said Abdul Rahim.
He further noted that the assessment process is not limited to the availability of facilities but also considers how those facilities are utilized to support the achievement of students’ competencies. Accordingly, the visit involves direct observation, discussions, and a review of various aspects related to the implementation of the educational process.

The Faculty of Medicine and Health Sciences (FMHS) of Universitas Muhammadiyah Makassar welcomed the visit and expressed its full support for the assessment process conducted by the Assessment Team. The visit is expected to serve as an important opportunity to obtain evaluations and recommendations that can contribute to the continued development and quality enhancement of the Pharmacy Professional Education Program.
FMHS Unismuh Makassar also expressed its hope that the entire visit would proceed smoothly and yield positive outcomes, further strengthening the program’s commitment to delivering high-quality pharmacy professional education supported by adequate learning and competency-assessment facilities.

___________________________________________________________________________
Visitasi Fasilitas OSCE dan CBT Center, Prodi Pendidikan Profesi Apoteker FKIK Unismuh Makassar Siapkan Penguatan Mutu Pembelajaran
Makassar — Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar menerima kunjungan Tim Asesor dalam rangka Visitasi Fasilitas OSCE dan CBT Center yang berlangsung pada 21–22 September 2026 di Gedung FKIK Unismuh Makassar.
Kegiatan visitasi ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian dan penguatan mutu penyelenggaraan pendidikan pada Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker. Tim asesor yang hadir terdiri atas Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK, Subsp.KM, apt. Abd. Malik, S.Farm., M.Sc., Ph.D., Abdul Rahim, S.Si., M.Si., Ph.D., Apt., dan Dr. Riesta Primaharinasti, S.Si., M.Si., Apt. Kehadiran tim asesor diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif terhadap kesiapan fasilitas dan proses pembelajaran yang diterapkan oleh program studi.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Burhanuddin, M.Si., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan visitasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan momentum penting bagi Unismuh Makassar untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pada Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker.
“Kami menyambut baik pelaksanaan visitasi ini sebagai bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Makassar untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Kehadiran tim asesor tentu menjadi kesempatan bagi kami untuk mendapatkan masukan, evaluasi, dan rekomendasi yang konstruktif dalam pengembangan fasilitas maupun penyelenggaraan pendidikan,” ujar Dr. Burhanuddin.
Ia juga berharap proses visitasi dapat berlangsung secara objektif, terbuka, dan memberikan manfaat bagi pengembangan program studi ke depan. Menurutnya, fasilitas OSCE dan CBT Center memiliki peran penting dalam mendukung proses evaluasi kompetensi mahasiswa sehingga perlu dipastikan memenuhi standar yang dibutuhkan.
Sementara itu, Abdul Rahim, S.Si., M.Si., Ph.D., Apt., selaku salah satu anggota Tim Asesor, menyampaikan bahwa visitasi merupakan bagian dari proses untuk melihat secara langsung kesiapan fasilitas, sarana, dan berbagai aspek pendukung penyelenggaraan pendidikan profesi apoteker.
“Visitasi ini pada prinsipnya merupakan kesempatan bagi kita bersama untuk melihat kondisi secara langsung, berdiskusi, dan memastikan bahwa fasilitas yang dimiliki dapat mendukung proses pendidikan serta pelaksanaan asesmen kompetensi mahasiswa. Kami berharap proses ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan masukan yang bermanfaat bagi pengembangan program studi,” ungkap Abdul Rahim.
Ia menambahkan bahwa proses asesmen tidak hanya berkaitan dengan keberadaan fasilitas, tetapi juga bagaimana fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa. Karena itu, proses visitasi dilakukan melalui pengamatan, diskusi, dan penelusuran terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan.
Pihak FKIK Unismuh Makassar menyambut baik pelaksanaan visitasi tersebut dan memberikan dukungan penuh terhadap proses asesmen yang dilakukan oleh Tim Asesor. Visitasi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperoleh evaluasi dan rekomendasi yang dapat menjadi bahan pengembangan serta peningkatan kualitas Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker ke depan.
FKIK Unismuh Makassar juga berharap seluruh rangkaian visitasi dapat berjalan lancar dan menghasilkan hasil yang baik, sekaligus semakin memperkuat komitmen program studi dalam menghadirkan pendidikan profesi apoteker yang bermutu, didukung fasilitas pembelajaran dan asesmen yang memadai.