Master’s Program in Biomedical Sciences at Unismuh Makassar Officially Joins KIBI, Strengthening National Academic Networks
MAKASSAR — The Master’s Program in Biomedical Sciences, Faculty of Medicine and Health Sciences (FMHS), Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar), has officially become a member of the Indonesian Biomedical Sciences Consortium (KIBI). This membership marks a strategic step toward expanding academic networks and fostering opportunities for collaboration in education and research at the national level.
The membership approval is stipulated in KIBI Letter No. 33/SP/KIBI/IX/2026, dated September 24, 2026, and signed by KIBI Chairperson, Prof. Dr. rer. nat. Asmarinah, M.Si., following a review of the submitted membership documents.
Following the approval, the Head of the Master’s Program in Biomedical Sciences at FMHS Unismuh Makassar, Dr. dr. Ami Febriza Achmad, M.Kes., AIFO-K, attended the 2026 National Scientific Meeting and National Working Meeting of KIBI, held on Wednesday, November 4, 2026, at Aruss Hotel, Semarang, Central Java.
During the national forum, Dr. Ami Febriza had the opportunity to introduce the program’s profile, potential, and strategic development plans to KIBI’s leadership and members representing various higher education institutions across Indonesia.
The Master’s Program in Biomedical Sciences at FMHS Unismuh Makassar is a postgraduate program designed to develop academic competencies, research capabilities, and innovation in the field of biomedical sciences. The program comprises 42 semester credit units (SKS), which can be completed over three semesters, and offers four areas of concentration: Physiology, Microbiology, Biochemistry, and Pharmacology.
Membership in KIBI is expected to serve as a strategic platform for the program’s continued development, particularly in expanding collaboration across the three pillars of higher education—education, research, and community service—strengthening academic capacity, and enhancing the quality of biomedical education and research.
“Becoming a member of KIBI is an important step for the Master’s Program in Biomedical Sciences at FMHS Unismuh Makassar to establish a broader academic network. We hope that this involvement will create opportunities for research collaboration, curriculum development, capacity building for faculty members and students, and the enhancement of the quality and competitiveness of biomedical education,” stated Dr. dr. Ami Febriza Achmad, M.Kes., AIFO-K.
The 2026 KIBI National Working Meeting addressed several strategic agendas, including the admission of new members, strengthening inter-institutional partnerships, and developing research collaborations. The event also featured expert lectures and scientific sessions involving academics and researchers in the field of biomedical sciences.
The admission of the Master’s Program in Biomedical Sciences at FMHS Unismuh Makassar into KIBI is expected to mark the beginning of sustainable academic collaborations that will contribute to improving postgraduate education, increasing research productivity and scientific publications, and advancing the development of biomedical sciences in Indonesia.
This achievement further underscores FMHS Universitas Muhammadiyah Makassar’s commitment to advancing higher education through excellence, innovation, and collaboration, while contributing to scientific progress and the improvement of public health.
__________________________________________________________________________
Magister Ilmu Biomedik FKIK Unismuh Makassar Resmi Bergabung dengan KIBI, Perkuat Jejaring Akademik Nasional
MAKASSAR — Program Studi Magister Ilmu Biomedik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar resmi bergabung sebagai anggota Konsorsium Ilmu Biomedik Indonesia (KIBI). Keanggotaan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik sekaligus membuka peluang kolaborasi pendidikan dan penelitian di tingkat nasional.
Penerimaan keanggotaan tersebut tertuang dalam Surat KIBI Nomor 33/SP/KIBI/IX/2026 tertanggal 24 September 2026, yang ditandatangani oleh Ketua KIBI, Prof. Dr. rer. nat. Asmarinah, M.Si., setelah melalui proses telaah dokumen keanggotaan.
Sebagai tindak lanjut atas penerimaan tersebut, Ketua Program Studi Magister Ilmu Biomedik FKIK Unismuh Makassar, Dr. dr. Ami Febriza Achmad, M.Kes., AIFO-K, menghadiri Temu Ilmiah Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KIBI 2026 pada Rabu, 4 November 2026, di Aruss Hotel, Semarang, Jawa Tengah.
Dalam forum tersebut, Dr. Ami Febriza berkesempatan memperkenalkan profil, potensi, serta arah pengembangan Program Studi Magister Ilmu Biomedik FKIK Unismuh Makassar kepada pengurus dan anggota KIBI yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Program Studi Magister Ilmu Biomedik FKIK Unismuh Makassar merupakan program pendidikan pascasarjana yang berfokus pada pengembangan kompetensi akademik, penelitian, dan inovasi di bidang ilmu biomedik. Program ini memiliki beban studi sebanyak 42 SKS yang dapat ditempuh dalam tiga semester, dengan empat bidang konsentrasi, yakni Fisiologi, Mikrobiologi, Biokimia, dan Farmakologi.
Keanggotaan dalam KIBI diharapkan menjadi wadah strategis bagi pengembangan program studi, khususnya dalam memperluas kerja sama tridarma perguruan tinggi, meningkatkan kapasitas sumber daya akademik, serta mendorong penguatan kualitas pendidikan dan penelitian biomedik.
“Keanggotaan Program Studi Magister Ilmu Biomedik FKIK Unismuh Makassar dalam KIBI merupakan langkah penting untuk membangun jejaring akademik yang lebih luas. Kami berharap keterlibatan ini dapat membuka peluang kolaborasi penelitian, pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta penguatan mutu pendidikan biomedik yang berdaya saing,” ungkap Dr. dr. Ami Febriza Achmad, M.Kes., AIFO-K.
Rakernas KIBI 2026 membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya penerimaan anggota baru, penguatan kerja sama antarinstitusi, serta pengembangan kolaborasi penelitian. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kuliah pakar dan forum ilmiah yang menghadirkan akademisi serta peneliti di bidang biomedik.
Bergabungnya Program Studi Magister Ilmu Biomedik FKIK Unismuh Makassar dalam KIBI diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan yang berdampak pada peningkatan mutu pendidikan pascasarjana, produktivitas penelitian, publikasi ilmiah, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu biomedik di Indonesia.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen FKIK Universitas Muhammadiyah Makassar dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan kolaboratif, serta berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.