Three Specialist Medical Education Programs at FMHS Unismuh Makassar Welcome New Students for the 2026/2027 Academic Year through Orientation Program
September 18, 2026 Comments Off on Three Specialist Medical Education Programs at FMHS Unismuh Makassar Welcome New Students for the 2026/2027 Academic Year through Orientation Program PPDS,PPDS Anestesi & Terapi Intensif,PPDS Ilmu Bedah,PPDS Kedokteran Emergensi media-fkik.id

Makassar — The Faculty of Medicine and Health Sciences (FMHS), Universitas Muhammadiyah Makassar, held an Orientation Program for New Students of the Specialist Medical Education Programs (PPDS) in Anesthesiology and Intensive Care, Surgery, and Emergency Medicine on September 18–19, 2026. The event was held on the 7th floor of PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar Hospital as part of the welcoming activities and introduction to the educational and clinical environment for newly admitted specialist medical students.

The orientation program served as an initial opportunity for students to become familiar with the specialist medical education system, academic and clinical environments, educational governance, as well as the roles and responsibilities of physicians in delivering healthcare services. Conducting the program within the hospital environment also strengthened the integration between specialist medical education and healthcare services provided at PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar Hospital.

Dean of FMHS Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK., Subsp.KM, emphasized that specialist medical education requires strong academic preparedness as well as a high level of professional commitment. “Students entering specialist medical education must demonstrate a strong commitment to learning, integrity, discipline, and dedication to healthcare services. We hope this orientation will provide a strong foundation for developing their character and professionalism as future specialist physicians,” she stated.

Meanwhile, Director of PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar Hospital, Prof. Dr. dr. Syarifuddin Wahid, Ph.D, Sp.PA(K), Sp.F, DFM, emphasized the importance of synergy between educational institutions and hospitals in supporting specialist medical education. “A teaching hospital is not merely a place for healthcare delivery, but also a learning environment for future specialist physicians. Therefore, we are committed to creating an environment that supports education, research, and healthcare services in an integrated manner,” he explained.

Dean of the Partner Faculty from the Faculty of Medicine, Universitas Hasanuddin (FK Unhas), Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes, Sp.PD-KGH, Sp.GK, FINASIM, highlighted that specialist medical education should focus on strengthening clinical competencies and preparing students to address the various challenges of healthcare delivery. “Specialist medical education is a rigorous and continuous process that requires perseverance, responsibility, and a commitment to lifelong learning. Students should take advantage of every clinical learning opportunity to develop their competencies while strengthening their professional capabilities as specialist physicians,” she stated.

Through the orientation program, new students in the Anesthesiology and Intensive Care, Surgery, and Emergency Medicine specialist medical education programs are expected to undertake every stage of their training with a strong sense of responsibility and commitment. The programs are expected to prepare graduates who demonstrate clinical competence, professional integrity, and a strong commitment to patient safety and the healthcare needs of the community.

_________________________________________________________________________________________

Tiga Program PPDS FKIK Unismuh Makassar Sambut Mahasiswa Baru TA 2026/2027 melalui Orientasi

Makassar — Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar Orientasi Mahasiswa Baru Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif, Ilmu Bedah, serta Kedokteran Emergensi pada 18–19 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 7 Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar sebagai bagian dari rangkaian penyambutan sekaligus pengenalan lingkungan pendidikan bagi mahasiswa baru program pendidikan dokter spesialis.

Kegiatan orientasi menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengenal sistem pendidikan spesialis, lingkungan akademik dan klinik, tata kelola pembelajaran, serta peran dan tanggung jawab dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan. Pelaksanaan kegiatan di lingkungan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar juga memperkuat keterkaitan antara proses pendidikan dokter spesialis dengan pelayanan kesehatan yang berlangsung di rumah sakit.

Dekan FKIK Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK., Subsp.KM, menyampaikan bahwa pendidikan dokter spesialis membutuhkan kesiapan akademik sekaligus komitmen profesional yang kuat. “Mahasiswa yang memasuki pendidikan dokter spesialis harus memiliki semangat belajar yang tinggi, integritas, kedisiplinan, dan komitmen terhadap pelayanan. Kami berharap orientasi ini menjadi awal yang baik untuk membangun karakter dan profesionalisme mereka sebagai calon dokter spesialis,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar, Prof. Dr. dr. Syarifuddin Wahid, Ph.D, Sp.PA(K), Sp.F, DFM, menegaskan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam mendukung proses pendidikan dokter spesialis. “Rumah sakit pendidikan tidak hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi calon dokter spesialis. Karena itu, kami berkomitmen menciptakan lingkungan yang mendukung proses pendidikan, penelitian, dan pelayanan secara terpadu,” tuturnya.

Dekan FK Pendamping dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas), Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes, Sp.PD-KGH, Sp.GK, FINASIM, menyampaikan bahwa pendidikan spesialis perlu diarahkan pada penguatan kompetensi klinis dan kemampuan menghadapi berbagai tantangan pelayanan kesehatan. “Pendidikan dokter spesialis merupakan proses panjang yang menuntut ketekunan, tanggung jawab, dan kemampuan untuk terus belajar. Mahasiswa perlu memanfaatkan setiap proses pembelajaran klinis untuk membangun kompetensi sekaligus mengembangkan kemampuan profesional sebagai dokter spesialis,” jelasnya.

Mahasiswa baru PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif, Ilmu Bedah, serta Kedokteran Emergensi diharapkan mampu mengikuti seluruh tahapan pendidikan dengan penuh tanggung jawab serta berkembang menjadi dokter spesialis yang kompeten, berintegritas, dan berorientasi pada keselamatan serta kebutuhan pasien.