WUJUDKAN TRADISI UNGGUL, FKIK UNISMUH IKUTKAN PRODINYA DALAM WORKSHOP OUTCOME BASED EDUCATION, MBKM, DAN AIK BERSAMA 13 PTM WIL.2 SULAWESI
February 1, 2022 No Comments news fkunismuh

FKIK Unismuh – Tiga Belas Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) Wilayah 2 Sulawesi berkumpul di kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. PTM tersebut berkumpul dalam kegiatan Pendampingan yang dilaksanakan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Acara pembukaan kegiatan
berlangsung di Balai Sidang Muktamar Muhamamdiyah Unismuh Makassar, Jl Sultan
Alauddin, Selasa, 1 Februari 2022.

Pelaksana Harian (Plh.)
Rektor Unismuh Makassar Dr Abd Rakhim Nanda mengungkapkan bahwa ide kegiatan
ini bermula saat berdiskusi dengan Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP
Muhammadiyah Prof Dr Achmad Nurmandi.

“Awalnya kegiatan ini
hanya untuk internal prodi yang ada di Unismuh, tapi sengaja digabung agar
silaturahminya lebih mantap. Sehingga PTM yang ada di Sulawesi ini bisa maju
bersama-sama,” ungkap Abd Rakhim Nanda.

Beberapa Rektor PTM
tampak hadir dalam pembukaan acara ini. Peserta pendampingan sebanyak 201
orang, yang terdiri dari para Wakil Rektor bidang akademik, serta bidang
pembinaan Al-Islam Kemuhammadiyahan 13 PTM Wilayah 2 Sulawesi. Kegiatan akan
berlangsung hingga Jumat, 4 Februari 2022.

Abd Rakhim Nanda kemudian
menyapa satu per satu 12 PTM yang menjadi tamu Unismuh. Kedua belas PTM
tersebut yakni Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polewali
Mandar, UM Buton, UM Enrekang, UM Gorontalo, UM Kendari, UM Luwuk, UM Mamuju,
UM Palopo, UM Palu, UM Parepare, UM Sidenreng Rappang, dan UM Sinjai.

Dalam kegiatan ini, Fakultas
Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh)
Makassar mengirim utusan dari prodi dalam lingkup FKIK Unismuh. 

Akreditasi
Bukan Tiba Masa Tiba Akal

Wakil Ketua Majelis
Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof Dr Irwan Akib MPd yang didaulat membuka acara
mengungkapkan bahwa kegiatan ini berorientasi mendorong PTM agar memiliki
tradisi unggul, termasuk dalam penyiapan akreditasi institusi maupun prodi.

Irwan juga menyinggung
kehadiran beberapa Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) yang mulai akan berjalan
sejak 1 April 2022. Selain Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan
(LAM-PTKes), kata Irwan, juga akan segera beroperasi LAM Pendidikan, LAM
Teknik, LAM MIPA, dan beberapa LAM bidang ilmu lainnya.

“Kehadiran LAM ini
bertujuan agar ciri khas masing-masing Prodi bisa dimunculkan,” jelas Ketua
Dewan Guru Besar Unismuh Makassar ini.

Oleh karena itu,
sambungnya, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah senantiasa melaksanakan
pendampingan setiap saat, bukan sekadar menjelang pelaksanaan akreditasi.
“Proses akreditasi dilaksanakan sepanjang tahun, bukan tiba masa tiba akal.
Pengumpulan dokumen akreditasi merupakan bagian dari budaya kerja sehingga
menghasilkan budaya mutu di PTM,” ungkapnya.

Setelah pembukaan,
dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Prof Achmad Nurmandi, yang merupakan
Wakil Ketua Majelis DIktilitbang PP Muhammadiyah, dan Wakil Rektor Bidang
Kerjasama dan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Selain Nurmandi, Majelis
Diktilitbang juga menerjunkan beberapa orang tim, yaitu Dr Nuryakin SE MM,
Agustiyara MSc, dan Dr Salahuddin, Sip MSi MPA. Tim lainnya, yakni Ahmad
Muttaqien PhD, Prof Dr H Irwan Akib MPd, Muhammad Muchlas Rowi SS MM, Amika
Wardana PhD dan Rahmat Suprapro Sag MSi.

Materi pendampingan yang
akan dibahas selama empat hari yaitu paparan akreditasi, Outcome Based
Education
(OBE) dan strategi penyusunannya, profil lulusan dan bahan
kajian, dan pembobotan mata kuliah serta MBKM. Materi lainnya, riset publikasi,
PKM dan AIK, penyusunan RPS berbasis OBE.#

About The Author
X