FKIK UNISMUH MAKASSAR ADAKAN PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR UNTUK TENAGA KEPENDIDIKAN, SECURITY DAN CLEANING SERVICE
November 4, 2021 No Comments news fkunismuh

FKIK Unismuh – Kejadian gawat darurat dapat diartikan sebagai
keadaan dimana seseorang membutuhkan pertolongan segera; dan jika tidak mendapatkan pertolongan segera, dapat mengancam jiwa atau menimbulkan
kecacatan.

Penanganan awal terhadap kegawatdaruratan semestinya diketahui dan dipelajari oleh setiap orang, meskipun bukan
merupakan tenaga kesehatan.
Henti jantung adalah penyebab utama
kematian di beberapa negara. Terjadi baik di luar maupun di dalam Rumah
Sakit, dan diperkirakan
sekitar 350.000 orang meninggal per tahunnya akibat henti jantung dan tidak
sempat diresusitasi. Walaupun usaha untuk melakukan resusitasi tidak selalu
berhasil, lebih banyak nyawa yang hilang akibat tidak dilakukannya resusitasi.

Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah tindakan darurat untuk membebaskan
jalan napas, membantu pernapasan dan mempertahankan sirkulasi darah tanpa
menggunakan alat bantu. Tindakan pemberian BHD sangat penting pada pasien dengan henti
jantung yang tiga perempat kasusnya terjadi di luar Rumah Sakit, dan gagal mendapatkan usaha penyelamatan sebagai langkah awal dalam
BHD, yakni tidak mengetahui lokasi yang tepat untuk kompresi
dada pada tindakan pemberian BHD. Seiring
dengan perkiraan peningkatan kejadian trauma dan pentingnya tindakan BHD pada pasien trauma, maka setiap orang
seharusnya terlatih dalam pemberian pertolongan pertama atau Bantuan Hidup
Dasar (BHD).

FKIK Unismuh memiliki
visi menghasilkan lulusan islami dan
unggul dalam bidang kegawatdaruratan medik. Salah satu kegiatan
pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kegawatdaruratan adalah Pelatihan
Bantuan Hidup Dasar Untuk Tenaga Kependidikan, Security Dan Cleaning Service. Pelaksanaan
kegiatan pada Kamis 4 November
2021, bertempat di Hall Lt.3 FKIK Unismuh Makassar. Kegiatan dilaksanakan dengan format pelatihan sekaligus praktik melakukan
pertolongan pertama pada kasus gawat darurat. Peserta kegiatan
sebanyak 31 orang. Hasil yang
diharapkan dari pelaksanaan pelatihan
adalah peserta mampu
melakukan Tindakan Pertolongan Pertama pada kasus gawat darurat. Narasumber dalam kegiatan pelatihan adalah dr.
Zulfikar Tahir, M.Kes, Sp.An dan dr.
Muh.Ihsan Kitta, M.Kes.,Sp.OT(K). Kedua fasilitator adalah dosen prodi sarjana dan profesi dokter
FKIK Unismuh
Makassar.

About The Author
X