HADIRI MUKTAMAR XI ASOSIASI INSTITUSI PENDIDIKAN KEDOKTERAN INDONESIA (AIPKI), FKIK UNISMUH TURUT BERPERAN DALAM MENENTUKAN MASA DEPAN SDM KESEHATAN INDONESIA
June 13, 2022 No Comments news fkunismuh

FKIK Unismuh- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan mendapatkan tiga tugas dari Presiden Joko Widodo.

Pertama, vaksinasi, tugas ini berhasil dilaksanakan Gunadi. Kedua, peralihan dari pandemi ke endemi agar ekonomi bergerak tumbuh. Ini juga memberikan tanda positif. Ketiga, transformasi berdasarkan sistem nasional kesehatan. Transformasi kesehatan ini, menurut Gunadi, sangat penting didukung Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI).

Terdapat enam pilar dalam transformasi sistem pelayanan Kesehatan, yaitu: (1)  transformasi layanan primer; (2) transformasi layanan rujukan rumah sakit; (3) transformasi alat kesehatan, obat-obatan, vaksin dipastikan produksi dalam negeri cukup; (4) pembiayaan kesehatan BPJS dan sumber pembiayaan agar efisien; (5) transformasi SDM Kesehatan; dan (6) transformasi teknologi informasi komunikasi (TIK) kesehatan.

Dia menegaskan, SDM kesehatan sangat penting, baik jumlah maupun kualitas.

“Kami butuh AIPKI untuk memastikan sebaran dan jumlah cukup,” ucapnya. AIPKI dimaksud, tentu merupakan seluruh fakultas kedokteran anggota AIPKI, sebagai institusi penyelenggara Pendidikan kedokteran di seluruh Indonesia.

Dia melanjutkan, prioritasnya adalah jumlahnya harus cukup. Begitu cukup, kualitasnya bertahap dinaikkan.

Muktamar AIPKI XI berlangsung diari 10-12 Juni. Muktamar ini mengambil tema “Penguatan AIPKI dan Institusi Pendidikan Kedokteran Dalam Mewujudkan World Class Medical Faculty di Era Pascapandemi.”

Ketua AIPKI Pusat Prof. dr  Budu, Ph.D., Sp.M(K)., M.Med.Ed mengungkapkan tema itu diambil karena terjadi perubahan tatanan kebiasaan baru masa pandemi Covid-19.

Hal itu berpengaruh besar pada perubahan proses belajar mengajar di semua institusi pendidikan kedokteran di Indonesia. Selanjutnya, adanya pola adaptasi baru dari protokol kesehatan menjadi syarat utama proses kegiatan pendidikan.

Terkait kemajuan pendidikan kedokteran, Prof. Budu menyatakan, AIPKI selalu berusaha  berkembang dalam menghadapi kemajuan maupun perubahan dalam kebijakan di bidang kesehatan.

Di samping terus menerus mengupayakan perbaikan dan kemajuan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era pascapandemi.

“AIPKI telah berkomunikasi dengan berbagai pihak, antara lain Kemendikbudristek, Kemenkes, KKI, IDI, KDI, ARSPI, LAM-PTKes, serta lainnya demi meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran,” terang Prof. Budu.

Agenda perhelatan muktamar AIPKI XI, selain pemilihan ketua, adalah penetapan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi, garis-garis besar program kerja pengurus, serta rekomendasi bagi pengurus AIPKI berikutnya.

Hadir sebagai delegasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, adalah seluruh pimpinan fakultas, Dekan dan Wakil Dekan 1, 2, 3 dan 4.

Kegiatan ditutup dengan gala dinner yang diisi dengan peragaan budaya pakaian nusantara, dan diakhiri dengan kegiatan outbond di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

[Referensi: https://www.yarsi.ac.id/2022/06/13/di-muktamar-aipki-xi-menkes-ungkap-3-amanat-presiden-ada-yang-paling-berat/]

About The Author
X