Strengthening Research and Healthcare Workforce Development, FMHS Unismuh Makassar Signs Two MoAs with Dr. Wahidin Sudirohusodo Central General Hospital
MAKASSAR – The Faculty of Medicine and Health Sciences (FMHS), Universitas Muhammadiyah Makassar, and Dr. Wahidin Sudirohusodo Central General Hospital officially signed two Memoranda of Agreement (MoAs) as a strategic initiative to strengthen collaboration in education, research, and healthcare workforce competency development. The signing ceremony took place on Tuesday, 30 June 2026, as part of the June 2026 Convocation Ceremony, which included the Medical Doctor Oath-Taking Ceremony and the Bachelor of Medicine Pledge Ceremony.
The two agreements were signed by the Dean of FMHS Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K)., and the President Director of Dr. Wahidin Sudirohusodo Central General Hospital, dr. Annas Ahmad, Sp.B., FICS.
The first Memorandum of Agreement focuses on the implementation of collaborative research, aiming to strengthen research partnerships between the academic community of FMHS Universitas Muhammadiyah Makassar and the medical professionals and researchers of Dr. Wahidin Sudirohusodo Central General Hospital. Through this collaboration, both institutions are committed to promoting high-quality joint research, advancing scientific knowledge, and generating innovations that contribute to improved healthcare services and public well-being.
The second Memorandum of Agreement covers the implementation of training programs and competency development activities in the healthcare sector. This agreement provides a framework for organizing training courses, workshops, seminars, and other professional development initiatives designed to enhance the capabilities of academic staff, healthcare professionals, students, and other healthcare personnel in a sustainable manner.
Dean of FMHS Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K)., emphasized that collaboration with a teaching hospital plays a vital role in supporting the implementation of the university’s three core missions of higher education.
“Our collaboration with Dr. Wahidin Sudirohusodo Central General Hospital represents a strategic step toward strengthening the implementation of the university’s three core missions. We hope this partnership will generate impactful research while expanding opportunities for competency development among faculty members, students, and healthcare professionals,” she stated.
President Director of Dr. Wahidin Sudirohusodo Central General Hospital, dr. Annas Ahmad, Sp.B., FICS, highlighted the importance of strong partnerships between hospitals and higher education institutions in improving the quality of healthcare through academic and professional excellence.
“This partnership is expected to strengthen the synergy between healthcare institutions and higher education in fostering innovation, enhancing human resource capacity, and making meaningful contributions to the advancement of healthcare services in Indonesia,” he remarked.
Through the signing of these two Memoranda of Agreement, FMHS Universitas Muhammadiyah Makassar and Dr. Wahidin Sudirohusodo Central General Hospital reaffirmed their shared commitment to building productive and sustainable collaboration in research development, healthcare workforce competency enhancement, and the continuous improvement of medical and health sciences education. The partnership is expected to benefit not only both institutions but also contribute significantly to the advancement of healthcare services and scientific development at the national level.
________________________________________________________________________________
Perkuat Riset dan Pengembangan SDM Kesehatan, FKIK Unismuh Makassar Teken Dua MoA dengan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo
MAKASSAR – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar bersama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Wahidin Sudirohusodo resmi menandatangani dua Perjanjian Kerja Sama (PKS/MoA) sebagai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Selasa, 30 Juni 2026, bertepatan dengan rangkaian kegiatan Yudisium dan Pengambilan Sumpah Dokter serta Pengambilan Janji Sarjana Kedokteran Periode Juni 2026.
Kedua dokumen kerja sama ditandatangani oleh Dekan FKIK Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K), bersama Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, dr. Annas Ahmad, Sp.B., FICS.
Perjanjian kerja sama pertama berfokus pada penyelenggaraan penelitian, yang bertujuan memperkuat kolaborasi antara sivitas akademika FKIK Unismuh Makassar dengan tenaga medis dan peneliti di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Melalui kerja sama ini, kedua institusi berkomitmen mendorong pelaksanaan riset kolaboratif yang berkualitas, mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi pelayanan kesehatan dan masyarakat.
Sementara itu, perjanjian kerja sama kedua mengatur penyelenggaraan pelatihan dan kegiatan peningkatan kompetensi bidang kesehatan. Kesepakatan ini menjadi landasan bagi kedua institusi untuk menyelenggarakan berbagai program pelatihan, workshop, seminar, serta kegiatan pengembangan kompetensi yang mendukung peningkatan kapasitas dosen, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan sumber daya manusia di bidang kesehatan secara berkelanjutan.
Dekan FKIK Unismuh Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K), menyampaikan bahwa kemitraan dengan rumah sakit pendidikan merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
“Kolaborasi dengan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo merupakan langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Kami berharap kerja sama ini dapat menghasilkan penelitian yang berdampak serta memperluas kesempatan pengembangan kompetensi bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kesehatan,” ujarnya.
Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, dr. Annas Ahmad, Sp.B., FICS, menegaskan bahwa sinergi antara rumah sakit dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan aspek akademik dan profesional.
“Kemitraan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara institusi pelayanan kesehatan dan perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pelayanan kesehatan di Indonesia,” katanya. Melalui penandatanganan dua perjanjian kerja sama tersebut, FKIK Unismuh Makassar dan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo menegaskan komitmen bersama untuk terus membangun kolaborasi yang produktif dalam pengembangan penelitian, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta penguatan mutu pendidikan kedokteran dan ilmu kesehatan. Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak positif tidak hanya bagi kedua institusi, tetapi juga bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional.