Through KOADMEX 2026, FMHS Unismuh Makassar Strengthens the Internationalization of Health Education and Research
July 10, 2026 Comments Off on Through KOADMEX 2026, FMHS Unismuh Makassar Strengthens the Internationalization of Health Education and Research collaboration,news media-fkik.id

MAKASSAR – The Faculty of Medicine and Health Sciences (FMHS), Universitas Muhammadiyah Makassar, has further strengthened its international engagement by participating in the Korea International Advanced Digital Medical Equipment & Medicine Expo (KOADMEX) 2026, held in Daegu, Republic of Korea, from 3–5 July 2026. The participation represents a tangible implementation of the strategic partnership between Universitas Muhammadiyah Makassar and K-MediHub (Daegu-Gyeongbuk Medical Innovation Foundation), which has been established since 2023.

The participation of FMHS Unismuh Makassar forms part of the faculty’s ongoing commitment to expanding international academic networks while enhancing the quality of education, research, and community engagement in the health sciences. During the event, Universitas Muhammadiyah Makassar joined several Indonesian partner universities, including Universitas Hasanuddin, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, and Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.

The KOADMEX 2026 program featured the International Global Conference and Expo, bringing together researchers, healthcare professionals, policymakers, and industry leaders from various countries to exchange research findings, showcase innovations, and discuss strategies for advancing healthcare systems in the era of digital transformation. The conference also provided valuable opportunities to foster international collaboration in education, research, healthcare services, and medical technology development.

In addition to participating in the conference and international exhibition, the FMHS Unismuh Makassar delegation attended the Medical Training Programs for Overseas Healthcare Professionals, organized by the Korea Advanced Medical Training Institute (KAMTI) through K-MediHub. The training program enabled participants to gain insights into the latest developments in medical technology, strengthen their professional competencies, and expand academic networks and collaborative research opportunities with healthcare institutions in the Republic of Korea.

The international collaboration was further translated into community engagement activities focusing on health education, health promotion, and health screening. One of the featured initiatives involved muscle strength assessment as an early detection strategy for declining muscle function associated with ageing, lifestyle changes, and the increasing prevalence of non-communicable diseases. This initiative reflects the role of higher education institutions in advancing preventive and promotive healthcare within the community.

Through this international collaboration, FMHS Unismuh Makassar aims to further strengthen academic partnerships between Indonesia and the Republic of Korea, enhance the capacity of healthcare professionals, and contribute to the achievement of the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 3 (Good Health and Well-being) and SDG 17 (Partnerships for the Goals).

______________________________________________________________________

Melalui KOADMEX 2026, FKIK Unismuh Makassar Perkuat Internasionalisasi Pendidikan dan Riset Kesehatan

MAKASSAR – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar kembali memperkuat kiprahnya di tingkat internasional dengan berpartisipasi dalam Korea International Advanced Digital Medical Equipment & Medicine Expo (KOADMEX) 2026 yang berlangsung di Daegu, Korea Selatan, pada 3–5 Juli 2026. Keikutsertaan tersebut merupakan implementasi nyata dari kerja sama strategis antara Universitas Muhammadiyah Makassar dan K-MediHub (Daegu-Gyeongbuk Medical Innovation Foundation) yang telah terjalin sejak 2023.

Partisipasi FKIK Unismuh Makassar menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik internasional sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan. Dalam kegiatan tersebut, Universitas Muhammadiyah Makassar bergabung bersama sejumlah perguruan tinggi mitra di Indonesia, di antaranya Universitas Hasanuddin, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.

Rangkaian kegiatan KOADMEX 2026 meliputi International Global Conference and Expo, yang menghadirkan para peneliti, praktisi, pembuat kebijakan, serta pelaku industri kesehatan dari berbagai negara. Forum ini menjadi wadah untuk berbagi hasil riset, inovasi, dan strategi pengembangan sistem kesehatan di era transformasi digital, sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, pelayanan kesehatan, dan pengembangan teknologi medis.

Selain mengikuti konferensi dan pameran internasional, delegasi FKIK Unismuh Makassar juga mengikuti Medical Training Programs for Overseas Healthcare Professionals yang diselenggarakan oleh Korea Advanced Medical Training Institute (KAMTI) melalui K-MediHub. Program pelatihan tersebut memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mempelajari perkembangan teknologi medis terkini, meningkatkan kompetensi profesional, serta memperluas jejaring akademik dan kolaborasi riset bersama institusi kesehatan di Korea Selatan.

Implementasi kerja sama internasional juga diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada edukasi kesehatan, promosi kesehatan, serta skrining kesehatan. Salah satu program yang dilaksanakan adalah pemeriksaan kekuatan otot (muscle strength) sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap penurunan fungsi otot yang berkaitan dengan proses penuaan, perubahan gaya hidup, dan meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular. Kegiatan tersebut mencerminkan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Korea Selatan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) dan SDG 17 (Partnerships for the Goals).